![]() |
| Gabungan Komunitas Rescue Karawang, Adakan Latber Penyelamatan Air |
DETEKSIAR|KARAWANG, Pelatihan water rescue bertujuan agar tim relawan penyelamatan mengetahui teknik penyelamatan, pertolongan/evakuasi yang dilakukan di air. Atau suatu tindakan penyelamatan secara efektif dan efisien, jiwa manusia dan segala sesuatu yang berharga yang berada dalam keadaan mengkhawatirkan di air.
Kegiatan latihan bersama water rescue ini dilaksanakan oleh gabungan tim rescue dari berbagai komunitas dan organisasi lembaga. Diantaranya, Rescue Karang Taruna kab. Karawang, Rescue Katana Cikampek, Bamagta, Pramuka dan Pemdes desa Pangulah Utara. Adapun pelatihan ini difokuskan pada teknik pertolongan di perairan atau water rescue yang dipusatkan di Situ Darwin, Kotabaru Kab. Karawang, pada Minggu (06/07/2025).
Dalam latihan tersebut adanya materi berupa teori dan praktik lapangan. Tim gabungan rescue tersebut juga menggelar diskusi untuk menyamakan persepsi dalam penanganan bencana.
"Pelatihan gabungan ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan tim relawan Rescue dari berbagai kesatuan organisasi tentang upaya-upaya kesiapsiagaan bencana dan tanggap darurat bencana, dibutuhkan SDM relawan keselamatan yang cekatan, handal, dan tangguh dalam penanggulangan bencana," Terang Candra Caniago, SH Kanit Rescue Karang Taruna kabupaten Karawang.
Lanjut Candra menambahkan, adapun manfaat setelah mengikuti pelatihan ini peserta dari para relawan memiliki ilmu dan kemampuan teknis di dalam menangani bencana.
"Manfaat latihan ini, Perhitungan/pertimbangan kemampuan penolong untuk memilih dan menentukan kemampuan dan keterampilan yang dimiliki, serta metode yang harus dilakukan. Penolong akan mudah memilih prosedur pertolongan yang paling cepat dengan resiko yang kecil. Lalu, untuk Pengetahuan yaitu banyak bahaya di air, pengetahuan ini sangat perlu karena dapat diterapkan setiap langkah usaha pertolongan. Lalu untuk Keahlian; harus mempunyai keahlian pada semua aspek pertolongan dan harus ada Kesiapan fisik; kesiapan fisik juga harus benar-benar siap karena si penolong juga bisa kena bahaya." Pungkasnya (Her)


