Laksanakan Sholat Dzuhur Berjamaah: Camat Muhana, Korwilcamdidik dan Kepsek SMPN 1 Kartim, Nyatakan Irbup Karawang

Foto: Sholat berjamaah di Mesjid SMPN 1 Karawang Timur 


Deteksiar Karawang, Sebagai bentuk konkret dari komitmen peguatan pendidikan karakter sejak usia dini yang diamanatkan Instruksi Bupati Nomor: 188.342/1077/Kesra/2025 tentang Penguatan Pendidikan Karakter pada Satuan Pendidikan Dasar

Plt. Camat Karawang Timur, Muhana menyatakan, bahwa ada banyak agenda yang akan dilakukan, salah satunya bersama Koordinator Wilayah Kecamatan Bidang Pendidikan (korwilcamdidik) kartim melaksanakan sholat dzuhur berjamaah di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Karawang Timur. Kabupaten Karawang.

"Program sholat Zuhur berjamaah di sekolah memiliki manfaat yang penting bagi guru dan peserta didik, Sholat juga dapat membantu dalam pengendalian diri dan peningkatan kecerdasan emosional, yang dapat berdampak positif pada kesejahteraan mental dan emosional peserta didik dan guru." Ucap Camat Muhana saat di Wawancarai usai sholat. Kamis (8/5/2025)



Lanjutnya, Kegiatan Sholat Dzuhur Berjamaah di sekolah dapat menjadi salah satu cara untuk memperkuat pendidikan karakter, terutama karakter religius, disiplin, dan rasa kebersamaan di kalangan siswa. 

Kepala sekolah SMPN 1 karawang timur. H. Acam Suhendra S.Pd, bersama para guru pengajar berkomitmen bahwa program pendidikan karakter telah diimplementasikan secara efektif baik melalui supervisi, monitoring, dan evaluasi guna menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif bagi pengembangan karakter.

"Ya Alhamdulillah, dengan adanya kebijakan-kebijakan pemerintah seperti sekarang ini. Kami dan para guru merasa sangat terbantu dalam terus memotivasi kepada para siswa/wi, contohnya seperti hari ini adanya kunjungan Pak Camat Muhana masuk ke sekolah, sholat Dzuhur berjamaah memberikan motivasi, dan kami sangat apresiasi." Ungkapnya 

H. Acam foto bersama Siswi SMPN 1 kartim 


Dikatakannya ada sebanyak 1.373 Siswa siswi dari 3 tingkatan, Kelas 7, kelas 8, dan kelas 9 dan sekarang kelas 9 sebanyak 432 anak didik untuk mengikuti kegiatan ujian sekolah. Selain itu, ada program program sekolah, yaitu ada satu hari menabung, hanya satu hari dalam seminggu jadi menabungnya hanya satu kali, dan itu khusus hanya untuk kelas 8 dan kelas 9. Kemudian kita ada pembiasaan yaitu sholat duha di hari Jumat dan hari Rabu. Setiap minggu, terus di hari Kamisnya literasi. Jadi  anak-anak akan lebih aktif untuk membaca buku kemudian bercerita kembali apa yang dia sampaikan kemudian ada tentang kepramukaan. Dan pembiasaan-pembiasaan itu dari awal sudah terbiasa kami lakukan.

"setelah saya masuk ke SMPN 1 Kartim  2 tahun berjalan ini, kebiasaan kebiasaan yang memang sudah kami laksanakan. Jadi, apalagi sekarang lebih dipertegas lagi oleh Bupati sehingga program-program pembiasaan yang sudah berjalan ini akan terus dan di perkuat bersama sama." Ungkap Kepsek SMPN 1 kartim. 


Dengan dukungan dan peran aktif dari Camat, kegiatan Sholat Dzuhur Berjamaah di sekolah dapat menjadi salah satu strategi yang efektif untuk memperkuat pendidikan karakter dan membentuk generasi yang berakhlak mulia. 

Adapun sejumlah kegiatan yang diamanatkan dalam Instruksi Bupati Nomor: 188.342/1077/Kesra/2025 tentang Penguatan Pendidikan Karakter pada Satuan Pendidikan Dasar, yang ditetapkan pada 5 Mei 2025 lalu mencakup:

1. Kegiatan kerohanian pagi seperti sholat dhuha, membaca Al-Qur’an, dan menghafal Asmaul Husna.
2. Hafalan surat-surat pendek dalam pelajaran Pendidikan Agama Islam.
3. Sholat Dzuhur berjamaah untuk sekolah yang beroperasi saat waktu dzuhur.
4. Senam Anak Indonesia Sehat setiap Jumat pagi.
5. Program Jumat Bersih bersama siswa dan guru.
6. Pelestarian olahraga tradisional dalam pelajaran jasmani.
7. Kegiatan keterampilan hidup seperti berkebun dan pekerjaan rumah tangga.

Dengan langkah ini, Pemkab Karawang berharap dapat mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter kuat, mandiri, dan berakhlak mulia. (Her)