Karang Taruna Karawang Matangkan Program Kerja 2025-2029

Foto: Dokumentasi 


Deteksiar Karawang, Karang Taruna Kabupaten Karawang menggelar pra rapat kerja (pra raker) untuk menyusun program kerja periode 2025-2029, Minggu (13/4/2025). Bertempat di kampus Universitas Sehati Indonesia (UNSINDO) Karawang barat.

Di hadiri oleh sekjen, pengurus harian beserta jajarannya dan 15 kepala biro, Ketua Umum (ketum) Karang Taruna Kabupaten Karawang. Dr. (C). Dhani Sudirman, S.T., S.E., M.M. sekaligus membuka kegiatan rapat tersebut. 

"Acara hari ini menjadi ajang diskusi pra rapat kerja awal sebelum program-program tersebut dimusyawarahkan dan disahkan dalam rapat kerja di Kabupaten Karawang." Terang ketum dalam sambutannya.

Dhani, menerangkan Karena di rapat kerja, itulah apa yang kita tetapkan, apa yang kita rumuskan, apa yang kita sepakati akan kita laksanakan semuanya. Pentingnya kolaborasi dalam menyusun program kerja yang relevan. 

“Menjadi kewajiban kita bersama sebagai pengurus untuk menyusun program-program kerja yang relevan. Saat ini tidak zamannya lagi berjalan sendiri,” ungkapnya.

Menurutnya, berjalan sendiri memang bisa lebih cepat, tapi berkolaborasi membuat kita bisa melangkah lebih jauh hingga melampaui batas. Kepengurusan Karang Taruna Kabupaten Karawang periode 2025-2029 dengan 26 biro. 

"Kalau ada program kerja 10, maka itu yang akan kita laksanakan 10 program itu. Kalau di setiap 6 bulan atau 3 bulan atau 1 tahun, maka kita akan evaluasi berhasil atau tidak." Tuturnya.

Diharapkan, Sehingga butuh pemikiran dari teman-teman yang saya yakin semuanya memiliki konsep, memiliki pemikiran, memiliki pendapat, yang beragam dan luar biasa untuk bagaimana membangun karang karuna yang maju, dengan kekuatan yang baik, dan memberikan perubahan pada karang taruna di masa kepengurusan hari ini. yang teman-teman ada di dalamnya.



"Karang Taruna yang harus membantu menangani PSKS (Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial), PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial), dan PPKS
(Pemerlu Pelayanan  Kesejahteraan Sosial)." Urainya


Artinya urai Dhani, ada 26 item penyandang masalah kesejahteraan sosial atau BPKS.
Salah satunya adalah anak butuh sekolah. Anak butuh sekolah. putus sekolah. Untuk wajib belajar 12 tahun, tapi mungkin yang mau melanjutkan dan hal ini menjadi penting juga dalam konsep kita bersama.



"Kalau dulu orang tua kita punya kewajiban itu sampai SMA, cukup sudah  orang tua punya kewajiban. Tapi kalau sekarang dengan persaingan dunia yang semakin luar biasa, maka saya secara pribadi kalau kita memiliki kewajiban menyekolahkan putra-putri saya di keluarga itu saya minimal sampai sarjana ." Papar Dhani 

Nah artinya bahwa ini juga yang menjadi PR kita bersama agar teman-teman karang taruna di 309 desa dan keluarga, 30 kecamatan bisa melanjutkan program keperguruan tinggi. 

Dhani mengharapkan, Mudah-mudahan rapat kita ini menghasilkan sesuatu yang baik untuk keberlangsungan organisasi, khususnya agar kemanfaatan kita di organisasi ini bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat, anggota, dan warga karang taruna di Kabupaten Karawang.(Her)